Tuesday, June 24, 2008

Romantic huh?

Lagi sepi di ruangan, bareng temen-temen kantor (Jo, Vidya, Grace). Vidya lagi nyetel koleksi mp3-nya. Lagu-lagu romantis zaman kami dulu masih pake rok biru dongker sampai rok abu-abu. Hm, nice deh! Bandingin sama lagu-lagu zaman sekarang yang liriknya mboh maksud!

Then, aku jadi teringat satu lagu paliiing romantis menurutku! Walopun ada buaaanyaak lagu lain yang romantis, tapi yang satu ini still number one for me deh!

So you think you've got it all figured out
Well you know you can't make it alone
Everybody needs somebody to help them out
And you know I could be that someone

And if you ever get lost on life's highway
Don't know where to go
There's just one thing that I want you to know

Chorus 1:
I am here for you, always here for you
When you need a shoulder to cry on
Someone to rely on, I am here for you

So you think that love is long overdue
Tired of looking for someone to care
Let me tell you now the choice is up to you
But you know I will always be there

Chorus 2:
I am here for you, always here for you
When you're needin' someone to hold you
Remember I told you
I am here for you, I am here for you

So now you've got it all figured out
And you know you've found someone that cares
And if you ever need somebody to help you out
Well you know I will always be there

And if you ever get lost on life's highway
Don't know where to go
There's just one thing that I want you to know

-chorus 1-
-chorus 2-

- Here for You, by Firehouse -

Kenapa lagu ini bisa membuat Nita -yang tidak terlalu romantis- jadi berdebar-debar? (ciee..)

Karena seorang pria -yang sama sekali tidak romantis dan sebenarnya sama sekali tidak bisa menyanyi- pernah menyanyikannya di depanku. Tanpa ada rencana dan maksud, lirik lagu itu meluncur begitu saja, diiringi petikan gitarnya. Ada beberapa nada yang fals, ada beberapa kata yang hilang karena terlupakan. Hanya sekali dinyanyikan, bahkan mungkin sudah terlupakan olehnya tapi unforgetable for me!

* Luv that guy so much! *


Monday, June 23, 2008

How deep is your love?

Hi all! I'm back :)

Senaang karena tiga hari refreshing di Retret Pegawai (19-21 Juni). Untuk liputan langsung dari lapangan akan menyusul di posting berikutnya ya. Coz di posting ini aku pingin nulis tentang sesuatu yang menggelitik jiwa nasionalisku (cieeeeh...)

- Oh ya, wait! INTERUPSI..........Saya berduka lagiii...kali ini dukanya udah penghabisan..karena Tim Pizza dikunyah habis oleh Tim Matador hik..hik..Baiklah kalau begitu mulai babak semifinal ini saya berpindah hati ke Tim Panser......GERMAN! -

Sekian interupsi yang agak tidak penting :p


Back to the topic..

Kemarin, aku baca-baca Jawa Pos (JP). Koran edisi seminggu aku balik-balik, aku baca-baca, supaya tidak ketinggalan info. Maklum, seminggu kemarin sama sekali nggak sempat baca berita (kecuali euro :p), apalagi di akhir minggu malah hijrah ke luar kota.

Selain perkembangan kasus Munir, kondisi perlistrikan Jawa Bali yang nggak membaik, dan macem-macem berita politik -topik yang satu ini dibaca sekilas saja, karena maleeesss-, aku tertarik pada artikel feature di halaman utama JP edisi Selasa dan Kamis.

Judul artikel edisi Selasa
:
George Quinn, Pakar Bahasa Jawa dari Australian National University
Berawal dari Larangan Dosen, Tersulit Kromo Inggil

Judul artikel hari Kamis:
Ki Sumarsam, 37 Tahun Jadi Duta Gamelan di Amerika Serikat
Lacak Jejak Gamelan Kuno sampai ke Gresik


Kenapa Nita tertarik??
1. Budaya asli Indonesia (kali ini Jawa), diusung, dipelajari, dan disukai oleh orang luar negeri! Buktinya? George Quinn (yang notabene asli bule) dan Ki Sumarsam mengajar di salah satu universitas besar di US (Wesleyan University) dan Australia (Australian National University). Bahkan, di kelas gamelan Ki Sumarsam, calon mahasiswa harus disortir karena saking banyaknya yang mendaftar! Sedangkan George Quinn, ditulis di artikel itu, sangat fasih berbahasa Jawa, mulai dari ngoko sampai krama.

2. Lalu bagaimana dengan warga negara Indonesia sendiri??
Ditulis di artikel itu, waktu Ki Sumarsam pulang ke Indonesia dan melanglang ke Gresik untuk mencari gamelan kuno, ternyata keberadaan gamelan itu sudah tak jelas lagi sekarang.
Sedangkan tentang bahasa, berapa glintir orang Jawa yang mampu berbahasa Jawa??

3. Dua artikel itu sendiri membuat Nita tertegur...Aku sendiri nggak bisa berbahasa Jawa. Bahkan, pelajaran Bahasa Daerah adalah salah satu pelajaran yang aku benci sejak SD-SMP. Musik Jawa? Jujur, malees sekali dengerin karawitan dan sejenisnya.

Jadi, seberapa besar aku mencintai budaya negeriku sendiri?



Sabtu lalu, waktu pulang dari Trawas, di jalan aku dengar adlib radio SS tentang FSS. Ada pertunjukan musik kontemporer, dan salah satu yang akan tampil adalah grup kolintang dan angklung dari Singapura. Well, waktu itu aku bertanya, "Kenapa harus dari Singapura? Apa sudah nggak ada lagi anak bangsa yang bisa memainkan alat musik tradisional?"

Jadi inget juga, waktu Bill Gates datang ke Indonesia. Ternyata SBY (presiden negara Indonesia!) baru ganti baju batik waktu lihat Gates pakai baju batik. Ironis yaa...

Aku nggak mau munafik. Bukan hanya generasiku yang mulai kehilangan rasa cinta pada budaya asli Indonesia. Aku sendiri pun -kalau mau jujur- juga agak malas belajar tentang budaya Indonesia, memakai produk dalam negeri. Padahal, sebenarnya produk kita nggak kalah lho sama produk luar negeri.

Beberapa bulan terakhir aku mulai suka pakai kain batik. Thank God, sekarang sudah banyak industri konveksi dan fashion yang mempopulerkan kain asli Indonesia itu.

Nah, kalau orang bule bisa tertarik pada budaya asli kita, kenapa kita nggak bisa mencintai budaya kita sendiri? Jangan-jangan, 10 tahun lagi kita sudah nggak lagi punya budaya, dan produk asli Indonesia sudah nggak dikenali lagi! Sekarang saja, hak paten atas produksi tempe dan tahu bukan lagi milik kita. Bahkan kain batik sudah dipakai sebagai corporate identity Singapore Airlines.

Perlu berapa lama lagi untuk membuat kita sadar kalau sudah tak ada lagi yang tersisa dari warisan budaya kita?

Goodbye!


Italian players left the stadium after beated 4-2 by 'El Matador'


Spain's celebration after defeated 'Azurri' in penalty shootout

Soooooooo......... SAD!!!

Wednesday, June 18, 2008

Agenda liburan

Hari ini hari terakhir UAS, sekaligus hari terakhir untuk perkuliahan semester genap 2007/2008 di UK Petra...bagi MAHASISWA. Itu berarti bagi yang tidak internship (yang internship harap tenang, dilarang protes!), mulai besok sampai +/- 1,5 bulan ke depan adalah hari bebas penuh harapan......LIBUR!!

Hehehe...bagaimana dengan dosen?? Tadi beberapa mahasiswa sempat bilang, "Miss, see you semester depan!" Ada juga yang bilang, "Miss, 'met nyantai dan berlibur yaaa!"

Wait!! LIBUR?!

Inilah info untuk anda: TAK ADA LIBUR UNTUK DOSEN, selain tanggal merah dan beberapa hari di masa Natal!


Jadi, apa yang akan saya kerjakan selama libur semester (tadi ada yang nanya soalnya)?

1. KOREKSI!! -jadi ingat tumpukan berkas di sebelah lemari, sudah memanggil-manggil untuk dijamah-
2. Sebagai Koord. Mata Kuliah, harus mengecek lagi jadwal dosen semester depan dan melaporkan ke Biro Admin Mhsw
3. Buat jadwal UTS/UAS semester depan
4. Buat jadwal sidang Internship 1 + masukkan nilai-nilai mhsw internship
5. Bimbingan of course! (anak-anakku, jangan lupa bimbingan yaaa..)
6. Arrange program Lab Media, proses mahasiswa yang berminat jadi part timer di Lab. Media
7. Buat bahan ajar mata kuliah yang aku ajar -God, please help me!!-
8. Merancang penelitian -yang topiknya pun belum kepikir!-
9. Bagaimana bisa lupa sih?? Menyiapkan materi ajar untuk semester depan!!!
10. Apa lagiiii??? Kurangkah???

So, ada yang mau menemani saya selama libur semester ini?

Gosh!

Gado-gado feeling

SENANG, karena:

Italy lolos ke perempat final!! LOLOS, saudara-saudara!!! Padahal, it seems impossible before! Tapi ya begitulah, bola itu bundar (apa sih? nggak nyambung!). Tapi yang penting Azurri lolos setelah mengalahkan Le Blues dengan skor 2-0. Lolos dengan tertatih-tatih, tentu harus kerja keras nantinya...bcoz for the next battle...Matador Spanyol siap menghadang. Tapi tetep...VIVA AZURRI!!

KECEWA dan JENGKEL
, karena:

Merasa ditipu oleh iklan promo di koran!! Kronologinya begini:
Tiga hari lalu (Minggu), Nita melihat iklan digicam merk terkenal (yang direcommend Henry). Mereka lagi promo, harganya jadi lebih murah + bonus memory card 1 GB. Waaah, Nita yang memang sudah sangat mengimpikan digicam sejak lama tentu tergiur. Spek-nya bagus, harga murah...Setelah konsultasi sama Anton (soal budget dan rencana kebutuhan bulan ini) dan juga nanya-nanya lagi sama Henry -mahasiswa sekaligus makhluk Tuhan paling lucu- tentang spek-nya, yakinlah diriku untuk membelinya.

Eits, sebelumnya (Senin) aku telpon dulu ke dealer resmi merk tersebut di Surabaya. Memastikan, apakah promonya masih ada, sampai kapan, dll. Si penjawab telepon bilang kalo yang ngadain promo tuh dealer yang ada di cabang Diponegoro & di salah satu toko elektronik terbesar di Sby (u know 'lah!). Saya juga sempet telpon ke toko elektronik tersebut, dan mereka bilang, "Promonya masih ada Mbak. Dateng aja ke sini." Waktu aku mau telpon ke dealer di Diponegoro, telponnya sibuk atau tidak diangkat. Ya sudah, tak apa...ke toko elektronik aja, lebih deket. Lagian kalo memang promo, ya harganya sesuai yang di koran kan? Begitu pikirku.

Nah, dengan penuh harap, kemarin (Selasa) sepulang kantor aku langsung dianter Anton ke toko elektronik tersebut. Di gerai digicam, aku nanya tentang merk yang lagi promo. Penjaganya menunjukkan deretan display digicam dengan merk yang aku inginkan. Dengan semangat 2008 aku menuju ke situ. Daaan...semangat itu luntur ketika melihat harga yaaaang...sama aja dengan harga normal, dan tak ada bonus apapun!! Masih dengan penuh harap (kali aja yang promo di-display terpisah), aku nanya ke penjaganya lagi, "Yang promo di koran itu lho Mas, yang harganya jadi murah, dan ada bonus memory card." Dan Mas-nya dengan ketus menjawab, "Adanya ya ini, Mbak!" Dalam hati saya nelongso, duh nasib orang yang duitnya pas-pasan. Cuman bisa berharap sama barang promo yang harganya miring. Bahkan penjaga toko aja sampai bersikap meremehkan gitu. Semangat saya sudah hilang, Anton kugiring keluar toko dengan langkah gontai. Menyadari pacarnya kecewa berat, dia menawarkan lanjut ke dealer di Diponegoro, tapi ya nothing to lose karena itu udah jam 18.30. Kemungkinan besar tokonya udah tutup. Yah, daripada nanggung, oke deh..kamipun meluncur ke sana. Sampai di sana, memang udah tutup. Dan yang lebih bikin kecewa adalah waktu nanya sama satpamnya. Si satpam bilang, cabang Diponegoro ini cuma menangani retail, bukan eceran! Jadi, kalopun tokonya buka, ya nggak mungkin kami beli 1 biji kamera digital. Aku memperjelas lagi soal promo, dan dia juga bilang: sepertinya tak ada!!

Aaarrrggggggh!!! Jadi iklan yang saya baca itu apa?? Ngapain pasang iklan hampir 1/4 halaman kalo kenyataannya nihil?! Kalau memang promonya itu untuk pembelian retail, lha mbok ya ditulis! Kalau memang promonya terbatas waktunya, mbok ya disebutkan! Kalau masang iklan itu kan sebaiknya jelas dan tidak rancu!! Gini kan jadi bikin orang kecewa sekaligus jengkel. Bisa-bisa malah jadi antipati sama merk itu!! Hhhh...cape deh! Sudah nggak jadi dapat barang impian, udah gitu terkecoh lagi!

Fuuuh...ya mungkin belum waktunya ya. Anton kemarin bilang, "Nggak apa deh, kita nabung aja ya...ntar beli aja, nggak usah yang promo. Masukkan anggaran berikutnya aja." (salah satu hal yang kusyukuri dari hubungan kami adalah: belajar merencanakan budget dan kebutuhan bersama). Ya sudah deh...sabaaar...T.T

LEGA, karena:

Besok retret pegawai!! Hehehe...Akhirnya...
Setelah memeras otak dan fisik, pasti butuh refreshing donk! Cuma tiga hari sih, dan ini pun retret, jadi jangan bayangkan refreshing jalan-jalan atau melulu senang-senang. Tapi at least, rehat dari aktivitas sehari-hari...Ini nih brosurnya..


So guys, saya akan rehat menghilang sementara dari dunia blog (halah, cuma tiga hari kok hehehe)...Begitu balik, semoga bisa posting cerita refreshing :) Cu soon!

Tuesday, June 17, 2008

A prayer

*komat-kamit, komat-kamit*

Ngapain sich???

Berdoa untuk pertandingan paling menentukan di minggu ini:

ITALY vs FRANCE

Tadi sudah ngobrol ngalor ngidul sama Jess, dan kesimpulan kami tetep sama:

FORZA AZURRI!!

*komat-kamit, komat-kamit*

Pulang kantor mau mampir ke suatu tempat, untuk survey harga barang yang sudah lama diidamkan. Kalau cocok, barter uang dengan barang. Kalau tidak cocok.............fuuuh (fuuuuh lageee)....yah....masih ada lain waktu. Tuhan belum menghendaki (hikss....)

Doakan yaaa...


Lucuuu

Hohohoho...

Apaan sih kok ketawa?

Soalnya kemarin habis nonton film yang lucuuuu banget! Dari awal sampai akhir perut dikocok terus! Filmnya tak lain dan tak bukan: KUNGFU PANDA hohoho....


Sabtu lalu Acha, Jess, dkk udah ngajak nonton, tapi diriku tak bisa. Sorenya Jess sms, "Miss, kungfu panda lucu pol! Wajib nonton!"

Nah, terpengaruh oleh sms persuasif itu, aku merayu Anton untuk nonton. "Oke deh, Senin aja ya pulang kerja," katanya tanda setuju.

Jadi, meskipun mepet (pulang kerja pk 17.30, dan film main pk 17.45), kamipun nonton di Cito (sekalian nyoba bioskop baru hehe..)

Telat masuk, kira-kira 2 menitan gara-gara Anton dan Nita mengedepankan kepentingan perut! So, beli KFC, then bawa masuk ke bioskop. Eh, baru aja duduk, Anton udah terbahak-bahak lihat adegan Po yang nggak bisa bangun gara-gara overweight. Sedangkan Nita, jujur, belum terlalu konsen karena masih sibuk mengunyah plus mengatur ayam dan nasi gantian masuk mulut (hahaha...dasar gembul!!)

Well, totally kami dibuat tertawa tanpa henti!! Bener-bener film yang konyol dan super menghibur. Cocok ditonton setelah seharian peras otak di kantor. Dan cocok juga untuk adik-adik kecil yang sedang menikmati libur sekolah. Menurutku sih nggak ada adegan-adegan atau dialog yang berbahaya untuk anak kecil. Beberapa nilai bagus malah terselip di dalamnya. Seperti percakapan Shi Fu dan Oogway tentang percaya dan tidak ada sesuatu yang kebetulan. Juga pesan supaya tidak memandang orang dari tampilan luar (Panda yang awalnya diremehkan karena supergemuk dan doyan makan, nggak mungkin jadi pendekar kungfu). Ada juga pesan untuk taat pada guru, meski sulit untuk diterima (saat Oogway nggak setuju kalau rahasia pendekar naga akan diberikan pada Tai Lung, karena dia tahu ambisi Tai Lung. Dan Shi Fu sebagai ayah angkat sekaligus guru Tai Lung hanya bisa taat, meski sedih).

Nah, jadi buat yang belum nonton, tunggu apa lagi?? Buruan deh beli tiketnya :) daaan siap-siap kena jurus 'ketawa 1,5 jam'!